Rekomendasi Untuk Anda × +

Tokoh-tokoh Sejarah pada Masa Buddha

Salah satu catatansejarah yang sangat penting untuk mengetahui sejarah kerajaan Buddha,khususnya Sriwijaya adalah catatan sejarah I-Tsing.I-Tsing adalah seorang pendeta Buddha dari Cina. Pada tahun 671, beliaupergi ke India untuk mempelajari ajaran Buddha. Beliau singgah diSriwijaya selama enam bulan untuk mempelajarai tata bahasa Sansekerta.

Beliau>menyelesaikan dua buah karya tulis termasyhur, yaitu Catatan Ajaran Agama Buddha yang dikirim dari Laut Selatan dan Catatan Pendeta-pendeta>yang menuntut ilmu di India pada zaman Dinasti Tang. Dalam kedua karya ini, I-Tsing menguraikan letak dan keadaan Sriwijaya dan negaranegara Nusantara lainnya. Karya I-Tsing ini menjadi sumber informasi penting>tentang sejarah Nusantara abad ke-7, khususnya tentang Sriwijaya.

Berikut inibeberapa tokoh pada masa kerjaan Buddha di Indonesia, yaitu Balaputradewa, Sakyakirti, dan Kertanegara.

1. Balaputradewa
Balaputradewa adalah raja Sriwijaya yang memerintah sekitar abad>ke-9 atau ke-10 Masehi. Beliau berasal dari keluarga Syailendra, yang>berkuasa di Pulau Jawa mulai sekitar tahun 750. Ayah Balaputradewa>bernama Samaragrawira dan ibunya bernama Tara. Balaputradewa kemudian>bergelar Sri Wirawairimathana.

Pada zaman pemerintahan Balaputradewa, Sriwijaya menjalin>hubungan dagang dengan kerajaan-kerajaan di Jawa, Semenanjung Malaya,>dan Cina. Karena itu, nama Balaputradewa juga dikenal di negeri>lain. Di daerah Nalanda, India, nama Balaputradewa terpahat pada prasasti>di antara puing suatu wihara kuno. Di situ tercantum Suwarnadwipa, sebutan>lain bagi Pulau Sumatra atau Kerajaan Sriwijaya.

2. Sakyakirti
Sakyakirti adalah seorang mahaguru agama Buddha yang ada di>Kerajaan Sriwijaya. Menurut kesaksian I-Tsing Sriwijaya telah menjadi>pusat agama Buddha. Di sana ada lebih dari seribu pendeta yang belajar>Buddha. Perguruan ini mempunyai hubungan baik dengan perguruan Buddha>yang ada di Nalanda, India.

3. Kertanagara
Kertanegara
Kertanagara adalah raja terakhir>dari Kerajaan Singasari. Beliau adalah>cicit Ken Arok. Kertanagara memerintah>tahun 1268-1292. Kertanagara>bergelar Maharajadhiraja Sri Kertanagara>Wikrama Dharmottunggadewa. >Dalam bidang>politik, Kertanagara dikenal sebagai raja>yang menguasai ilmu ketatanegaraan>dan mempunyai gagasan memperluas>wilayah kerajaannya. Kertanagara>menganut agama Buddha Tantrayana.

Tahun 1275 Kertanagara mengirim>pasukan untuk menaklukkan Kerajaan>Sriwijaya. Pengiriman pasukan itu dikenal>dengan ekspedisi Pamalayu.>Ketika Kertanegara memerintah, Kerajaan>Singasari sempat menguasai Sumatera,>Bakulapura (Kalimantan Barat),>Jawa Barat (Sunda), Madura, Bali, dan>Gurun (bagian Indonesia Timur).>Pemerintahan Kertanegara berakhir ketika diserang oleh Jayakatwang>dari Gelang-gelang. Setelah Kertanagara gugur, seluruh kerajaan Singasari>dikuasai oleh Jayakatwang.

Artikel Terkait

Blogger
thumb_up Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar